Minggu, 20 Juli 2014

Geng Motor Liar

Kebrutalan dan keganasan geng motor sebagai hantu jalanan telah melampaui batas. Mereka menyerang, menganiaya bahkan membunuh siapa saja yang mereka jumpai. Gerombolan pemuda bermotor ini benar benar kejam bahkan tak dapat dibayangkan oleh nurani akal sehat, bagaimana mereka mampu membunuh manusia tanpa sebab sebab yang pasti.
Negara mesti bertindak dan memasukkan geng motor liar ini sebagai organisasi terlarang setingkat teroris,karena memang sudah menjadi iblis dan meresahkan warga.
Kejar dan tangkap dimana saja mereka berada !
Jangan tunggu korban tak bersalah berjatuhan !
 Semoga Indonesia tetap aman dan damai !

Sabtu, 12 Juli 2014

Duka Warga Dunia

PBB tak berdaya. Seruannya kepada Israel agar tak menyerang warga sipil di Gaza dianggap angin lalu. Teroris Zionis Internasional (TZI) yang menguasai pemerintahan Israel tetap keras kepala. Bahkan TZI ini telah menyiapkan pasukan daratnya untuk menyerang tanah Gaza.
TZI tidak malu malu untuk memborbardir warga sipil. Banyak anak anak, wanita dan orang orang tua yang menjadi korban keberingasan tentara TZI ini.
Gaza sekarang membutuhkan seorang Sholahuddin.
Dunia berduka. Menatap tangisan anak anak Gaza.
Sholahuddin ditunggu di tanah Gaza ?!

Jumat, 11 Juli 2014

Seruan Buat Kaum Muslimin Dunia

Bombardir teroris zionis Yahudi - Israel terhadap warga sipil tanah Gaza, masihkah kita tertidur ?
Apakah kita masih hanya sekedar mengecam dan mengecam. Kaum muslimin di dunia bangunlah dan sadarlah ! Kita harus segera mangambil tindakan dengan langkah langkah nyata. Teriakan kita hanya terdengar sayup sayup di negeri negeri pendukung teroris zionis ini . Bukankah mereka para teroris zionis ini tertawa menyaksikan jatuhnya korban anak anak, orang orang tua dan para wanita. Selamatkan warga Gaza. Bela hak hak rakyat Palestina. Merdeka buat Palestina !!!

Kamis, 10 Juli 2014

Duka Jalur Gaza

Kekejaman Israel yang tak mengindahkan kecaman dunia, ratusan korban sipil oleh roket roket zionis, sungguh memilukan. Air mata anak anak Gaza Palestina, tak dapat merobah jiwa jiwa Israel selain kekejaman dan haus darah. Juli 2014. Ramadhan yang menjadi nestapa rakyat Palestina.
Allahu Akbar !
Bangkitlah ! Wahai kaum muslimin dimanapun berada ! Hentikan kekejaman zionis Israel ! Bukankah kaum muslimin masih punya Jihad !
Hanya dengan jihadlah kekejaman Israel dapat dihentikan !
Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

Jumat, 04 Juli 2014

Mandalay Muslim Myanmar Yang Teraniaya

Juli 2014. Kerusuhan kembali pecah di Mandalay,Myanmar. Korbannya tentu saja kaum muslimin yang menjadi warga minoritas disana. Ketidak becusan rezim Myanmar mencegah kerusuhan adalah tanda lemahnya wibawa pemerintah Myanmar. Kerusuhan yang telah berulang untuk kesekian kalinya seharusnya dapat membuat pemerintah Myanmar sadar dengan tanda tanda akan timbulnya kembali kerusuhan. Haruskah dunia berdiam diri ? Kemana jiwa kemanusiaan kita ?

Minggu, 30 Maret 2014

Pulau Kemanusiaan

Sejenak kita teringat diera 1980 an , bagaimana ribuan pengungsi vietnam melintasi lautan luas demi menyelamatkan diri dari kekejaman politik. Mereka menjadi manusia perahu yang terombang ambing dilautan lepas menuju negara negara lain seraya berharap agar mau menerima mereka dengan lebih baik sebagai manusia. . Hingga akhirnya mereka terselamatkan "Di Pulau Kemanusiaan - Pulau Galang - Indonesia "
Sejarah kembali terulang , etnis minoritas muslim Rohingya  - Myanmar, yang mendapat tekanan politik dari rezim Myanmar dan pembiaran pembantaian yang terjadi yang dilakukan oleh etnis suku - suku yang lebih besar terhadap mereka, membuat mereka yang tak tahan terpaksa mengungsi ke negara -negara lain dengan berbagai jalan, terjebak dan  tinggal di kamp - kamp pengungsian yang tidak manusiawi.
Sebagai negara besar, Indonesia mesti tampil kembali demi menyelamatkan dunia dari tragedi kemanusian ini.
Semoga kemanusiaan kita tidak pernah padam.


Muslim Rohingya Penderitaan Yang Belum Berakhir

Tekanan, intimidasi dan penghilangan daftar nama suku Rohingya dari data sensus Myanmar adalah suatu upaya penghancuran oleh rezim Myanmar terhadap etnis muslim Rohingya. Padahal nama nama suku yang lain tercatat dalam daftar sensus Myanmar ini.
Pembiaran pemerintah Myanmar dengan adanya pembantaian yang dilakukan oleh etnis yang lebih besar terhadap etnis minoritas muslim Rohingya adalah fakta memalukan bagi martabat kemanusiaan yang terjadi di negeri Burma ini.
Dunia mesti menekan lebih keras lagi terhadap rezim Myanmar. Jangan sampai ulah rezim Myanmar yang tidak mampu mengatasi kejahatan kemanusiaan dinegerinya sendiri dapat memancing kekerasan di negeri negeri lain.
Ataukah sebaiknya rezim Myanmar yang sekarang ini harus segera tumbang saja.